DKPP Agendakan Pemeriksaan Satu Anggota Bawaslu Kolaka Timur

Sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) (Foto: Laman DKPP)

13/12/2020 761

LABRITA.ID - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) akan menggelar sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) untuk perkara nomor 133-PKE-DKPP/X/2020 pada Senin (14/12/2020), pukul 09.00 Wita, di Kantor KPU Provinsi Sulawesi Tenggara.

Anggota Bawaslu Kolaka Timur yang diadukan yakni La Golonga. Ia diadukan Sardin dengan memberikan kuasa kepada Heris Ramadan. La Golonga diadukan karena diduga bersikap tidak netral dalam melakukan klarifikasi kepada salah satu calon kepala daerah.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020: Paslon Cerdas Menjadikan Form C1 Sebagai Kunci

"Karena memberikan perlakukan istimewa dengan mendatangi rumah jabatan terlapor yang merupakan bupati petahana Kabupaten Kolaka Timur. Berdasarkan dokumentasi, teradu melakukan pemeriksaan secara berdampingan bukan berhadapan," demikian rilis termuat di laman DKPP yang dikutip labrita.id pada Minggu (13/12/2020) sore.

Sesuai ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan (2) Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan DKPP Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilihan Umum, sidang ini akan dipimpin Anggota DKPP bersama Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Pilkada Konawe Kepulauan: Rekap Suara di Website Tuntas, Amrullah-Lutfi Teratas

Sekretaris DKPP, Bernad Dermawan Sutrisno mengatakan, agenda sidang mendengarkan keterangan Pengadu dan Teradu serta Saksi-saksi atau pihak terkait yang dihadirkan. 

“DKPP telah memanggil semua pihak secara patut, yakni lima hari sebelum sidang pemeriksaan digelar,” jelas Bernad.

Baca Juga: Pilkada Konawe Selatan: Saling Klaim Menang, SUARA Pakai Hitung Cepat, EWAKO Andalkan Real Count

Ia menambahkan, sidang ini juga akan ditayangkan langsung melalui akun media sosial milik DKPP. 

“Sidang kode etik DKPP bersifat terbuka, artinya masyarakat dan media dapat menyaksikan langsung jalannya sidang pemeriksaan atau melalui live streaming Facebook DKPP, @medsosdkpp dan akun Youtube DKPP,” terangnya.

Baca Juga: Pilkada Serentak 2020: Mengurai Perlakuan Petahana dan Penantang

Selain itu, Bernad juga mengungkapkan bahwa DKPP menyiapkan antisipasi penyebaran Covid-19 dalam sidang DKPP, yaitu memfasilitasi tes rapid bagi seluruh pihak yang hadir dalam sidang ini. Tes rapid dilakukan satu jam sebelum sidang dimulai.

“Bagi pihak yang mendapat hasil reaktif, kami wajibkan mengikuti sidang secara virtual di luar ruangan sidang,” tutup Bernad dalam rilisnya. (il-02)