Mohammad Salah, Duta Afrika di Eropa

Muhammad Salah. (Foto: google)

24/02/2018 442

LABRITA.ID - Sensasi Liga Primer Inggris tahun 2017/2018 adalah Mohammad Salah. Pemuda Mesir ini belum satu tahun bergabung dengan Liverpool. Namun rekornya mencetak gol telah melewati banyak legenda Liverpool sebelumnya dari Robby Fowler hingga Luis Suarez. Hingga pertandingan Liverpool mengalahkan Porto di babak 16 besar, Salah telah mencetak 30 gold di semua kompetisi. Sensasi Salah bertambah dengan 10 assist.

Kolaborasi Salah dengan Sadio Mane dan Bobby Firminho dipuji banyak orang. Mereka bertiga telah mencetak 63 gol di semua kompetisi. Steven Gerrard menganggap trio ujung tombak ini lebih baik dari trio zamannya dulu. Trio Luis Suarez, Raheem Sterling, dan Daniel Sturidge di zaman Brendan Rodgers. 
Di musim 2013/2014, trio tersebut menghasilkan 65 gol di mana 31 gol di antaranya dicetak Suarez. Perbedaan antara Salah dengan Suarez adalah Suarez adalah striker di depan gawang sedangkan Salah adalah penyerang sayap kanan.

Beberapa pengamat juga membandingkan dengan penyerang klub lain. Trio Manchester City yang juga sedang on fire menjadi pembandingnya. Trio Leroy Sane, Kun Aguerro, dan Raheem Sterling lebih dahulu menggebrak EPL dan Eropa. Ketiganya terlibat sangat dinamis dalam sistem permainan tiki-taka Guardiola versi Inggris. Tiki-taka versi Jerman lebih dahulu mendunia setelah versi Spanyol yang paling awal.

Steve Sidwel komentator Sky Sport menganggap trio Salah, Mane, dan Firmino lebih baik. Pertandingan Liverpool melawan Porto jadi tolok ukurnya. Mane mencetak hatrick serta Salah dan Firminho masing-masing mencetak 1 gol. Serangan trio ini, menghancurkan pertahanan Porto. Bermain di markas Porto dan menang 5:0 bukanlah tim sembarangan.

Mohammad Salah menjadi fenomena karena belum setahun bergabung ke Liverpool. Salah langsung padu dengan permainan rock and roll ala Jürgen Klopp. Klopp membuat skema penyerangan yang sangat fleksibel di antara penyerangnya. Kombinasi Salah dengan Firminho, Mane dan Coutinho - sebelum pindah ke Barcelona - mampu menggetarkan pertahanan lawan. Hebatnya lagi, seluruh pemain Liverpool terlibat dengan pertahanan. Tidak heran sering disaksikan ketiganya berlari cepat dari area pertahanan Liverpool hingga gawang lawan.

Salah sendiri mengaku jika kesuksesannya tersebut tidak terlepas dari peran manajer Liverpol, Juergen Klopp. Sistem permainan Liverpool bertumpu pada fleksibilitas permainan 2 gelandang dan 3 penyerangnya. Salah yang berada di sisi kanan sering kali menusuk ke tengah dan menciptakan gol. Salah juga didorong Klopp untuk lebih dekat ke gawang lawan. Kecerdikan Salah telah menghasilkan tidak hanya gol indah tetapi juga krusial. Gol kedua Salah ke gawang Tottenham Hotspurs memperlihatkan kecerdikannya. James Carragher memuji gol tersebut sekualitas dengan gol yang dilakukan Messi di Barcelona.

Salah resmi berseragam Liverpool pada Juli 2017 lalu. Dia diboyong dari AS Roma dengan mahar 42 juta euro atau setara Dengan Rp 706 miliar. Bandingkan dengan striker-striker yang direkrut oleh Manchester United, Chelsea maupun Arsenal yang memiliki harga di atas harga Salah. Salah sendiri bersikap merendah atas kontribusinya di Liverpool. 

"Saya tidak ingin berbicara terlalu banyak karena kami masih menjalani sisa musim yang panjang. Saya hanya ingin berkembang di sini," tutur dia. 

Pemenang pemain terbaik Afrika 2017 ini dikenal rendah hati dan menghormati orang di sekitarnya. Wajar bila supporter Liverpool begitu mencintai Salah. Mo Salah... Mo Salah... Mo Salah... (hz-01).